Ragam Tanya Mahasiswa IPB Tentang Asuransi

Program Kerja Himpunan Profesi Center of Management (COM@) Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Seminar International The Role and Implementation of Actuary in Financial Institution. Acara digelar di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus IPB Dramaga, Bogor (9/5).

Sebagai narasumber seminar adalah General Manager MSIG, Dedi Damhudi. Dedi  menyampaikan industri asuransi merupakan salah satu industri yang sangat prospektif untuk mahasiswa berkarir, dari sisi pendidikannya pun didukung oleh pemerintah, hal tersebut terbukti dengan adanya  akademi asuransi.

Selain itu, tenaga kerja di asuransi pun tidak cukup hanya di Akademi Asuransi saja, namun harus pula mendapatkan sertifikasi profesi. “Perusahaan asuransi menginginkan tenaga perusahaannya mengerti sehingga bisa meyakinkan konsumennya agar dapat menstransfer risiko dan mendapatkan manfaat dari produk asuransi,” ujarnya.

Dikatakannya, industri asuransi di Indonesia sangat besar sehingga pemerintah sangat mengatur dan sifatnya regulatif. Selain itu, Dedi menyampaikan bahwa gambaran prinsip dasar perjanjian asuransi adalah kejujuran yang sempurna, sehingga konsumen mengerti apa yang dijamin dan apa yang tidak ditanggung.

Merespon pertanyaan dari Fauzi, mahasiswa Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB terkait pentingnya Divorce Insurance, karena tingginya tingkat perceraian. Dedi menyampaikan bukan ide yang mustahil untuk mengeluarkan produk tersebut, karena mengingat ada risiko di dalamnya. “Di beberapa negara maju sudah ada yang menjual produk tersebut (Divorce Insurance),” ujarnya.

Tidak hanya itu, peserta mahasiswa lain pun bertanya terkait beda MSIG dengan jasa asuransi lain. Dedi memberikan satu contoh produk MSIG Travel Insurance lebih banyak menjamin tidak hanya kecelakaan diri,  namun dapat meng-cover  rumah, dan biaya layanan menemani di Rumah Sakit.

Acara yang mengangkat tema “Insurance Product and Manpower Planning Actuary Profession in Indonesia” dan “The Role and Implementation of Actuary in Financial Institution” ini dihadiri oleh sekira 300 mahasiswa IPB dari berbagai fakultas. Turut serta menjadi narasumber adalah Toga Sinaga dari Otoritas Jasa Keuangan dan Mrs Felicia dari MSIG.(dh)

Menu Mahasiswa

  • 1
  • 2